Share |

Perdamaian Melalui Blogging



Hanya karena di dunia cyber kita tidak terlihat (apalagi wajah dan nama bisa disembunyikan) bukan berarti menjadi bebas memaki, bukan?

Manusia, saya, Anda dan yang lainnya, berbeda satu dengan yang lainnya. Berarti bisa diartikan bahwa kehidupan berjalan karena adanya perbedaan. Perbedaan, sudah menjadi sifat dasar kehidupan yang sangat natural untuk tumbuh dan berkembang. Jadi perbedaan tidak bisa dihilangkan, karena hidup dibentuk oleh berbagai aspek berbeda.

Jika dilihat dalam skala lebih besar, di luar manusia, ada eksistensi alam semesta. Dalam konteks perbedaan, berbagai perbedaan dalam alam semesta tersebut diwakili dengan berbagai element kehidupan, berbagai komponen. Mahluk hidup hanyalah salah satu komponen kehidupan. Dan kembali lagi, salah satunya lagi adalah manusia, yaitu kita. Jadi, pada dasarnya,kehidupan kita adalah bagian dari hidup orang lain dan bagian dari berbagai aspek, element serta komponen kehidupan lainnya di alam semesta ini.

berarti, kehidupan orang lain beserta berbagai element,aspek dan komponen kehidupannya, adalah bagian dari hidup kita. Oleh karenanya untuk membuat kehidupan di alam semesta ini berjalan, kita berserta semua aspek, element serta komponen yang ada dalam alam semesta sesungguhnya saling membutuhkan, dan saling memberi impact satu dengan lainnya.

bahwa untuk menjaga jalannya kehidupan sesama manusia, kita hendaknya menjaga kehidupan yang harmonis dengan siapapun. Kembali lagi kepada topik terdahulu tadi (mengenai bahwa kehidupan terbentuk dari adanya perbedaan), maka berarti demi berjalannya keharmonisan dalam hidup, sudahlah menjadi esensinya, untuk menerima perbedaan yang ada antara manusia yang satu dengan manusia lainnya.

Kehidupan harmonis bagaimana cara membangunnya? Ya dengan penuh kesadaran menerima bahwa sesama manusia pada dasarnya semua berbeda. Latar setiap manusia berbeda. Yang membentuk seorang manusia itu berbeda dengan manusia lainnya.


Jadi, sebenarnya setiap manusia mempunyai pemikiran yang berbeda. Tidak ada yang paling benar. Jika saja kita mau meletakan diri dalam perspektif orang lain, maka apa yang kita sebut ‘salah’ dimata orang lain bisa menjadi ‘benar’. Begitupun sebaliknya. Jadi kita tidak perlu ngotot merasa paling benar terhadap pandangan kita. Kesediaan hati kita untuk melihat dari perspektif orang lain, sudah membuat diri kita mempunyai kesediaan untuk mengerti pihak lain. Kesediaan untuk ‘melangkah’ lebih jauh untuk menerima orang lain itulah yang merupakan salah satu modal menciptakan kehidupan yang harmonis.

Sekali lagi akan saya katakan: hellooo! Jangan karena di dunia cyber, dengan sebutan anonymous, wajah tidak terlihat, nama disamarkan, lalu jadi berani berkata kasar, kotor dan memaki-maki di dunia cyber. Jika kita melakukan hal tersebut berarti kita belum mengerti sepenuhnya pelajaran sekolah yang selama ini mengajarkan untuk hidup ‘ bergandengan tangan’ satu sama lain. Berarti kita belum mengerti nilai yang diajarkan orang tua kita mengenai MENGAPA kita harus punya SOPAN SANTUN.

Sopan santun tidak diciptakan untuk kepalsuan, tapi untuk menciptakan kehidupan harmonis. Untuk menciptakan perdamaian. Akuilah: kita pada dasarnya berbeda satu dengan yang lain. Akulah: dari semua perbedaan tersebut, kita sama-sama manusia. Disatu titik, adanya pengertian mendasar ini hendaknya membuka juga mata hati kita untuk TIDAK mendalami hobby yang satu ini: MENGHAKIMI. Sering sekali kita lihat di berbagai situs maupun blog, ada saja komentar penuh penghakiman dari pengguna internet. Bahkan penghakiman tersebut masih diberi ‘bunga’ dengan berbagai kata-kata kasar dan kotor, atau makian.

Pada dasarnya, kembali lagi, setiap manusia berbeda. Terimalah. Untuk bersedia lebih jauh mau mengerti sebuah konteks pemikiran orang lain, adalah sebuah usaha yang significant untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis. Anda, bisa melakukan perubahan. Bahkan melalui blogging, Anda bisa mensupport perdamaian. Mensupport sebuah kehidupan yang harmonis. Hanya dengan hal yang luar biasa sederhana. Misalnya: memberi komentar dalam sebuah blog atau situs tanpa penghakiman, tanpa makian, tanpa kata-kata kasar dan kotor.

Sederhana bukan? Hanya kita sendiri yang bisa membuat perubahan. Dan itu dimulai dari diri kita sendiri. Jika, dalam konteks blogging, kita sudah membiasakan diri menulis dan menyapa dengan bahasa yang sopan, halus, bisa memberikan komentar atau beropini tanpa bersifat menghakimi, bisa menjalin hubungan dengan sesama pengguna internet serta bloggers di dunia blogosphere dengan baik, maka berarti kita sudah mensupport terciptanya perdamaian. Mensupport terciptanya kehidupan harmonis. Jika Anda melakukan kesediaan untuk menerima perbedaan, mulai dari lingkungan keluarga, teman, lingkungan kantor, bahkan hingga dunia cyber, berarti Anda adalah duta perdamaian itu sendiri.

http://id.omg.yahoo.com/celebrity/profile/177/maylaffayza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
NIKMATIN KEBERSAMAAN & BERBAGI ILMU & INFO TERKINI (SARANA INFORMASI TEMPAT DUNIA INFORMASI & SARANA INOVATIF)