Share |

ISTILAH MASTURBASI








Masturbasi, onani, atau rancap adalah perangsangan seksual yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan sesuatu objek atau alat, atau kombinasinya. Masturbasi merupakan suatu bentuk autoerotisisme yang paling umum, meskipun ia dapat pula dilakukan dengan bantuan pihak (orang) lain.

Istilah netral (dalam bahasa Indonesia) "masturbasi" dipinjam dari bahasa Inggris, masturbation. Ada dua versi etimologi untuk kata ini. Yang pertama adalah dari kata bahasa Yunani, mezea (μεζεα, bentuk jamak untuk penis) atau dari gabungan kata bahasa Latin, manus (tangan) dan turbare (mengganggu). Versi lainnya adalah gabungan dari kata Latin manus (tangan) dan stuprare (mempermainkan), sehingga berarti "mempermainkan [penis] dengan tangan". Dalam bahasa Melayu, kegiatan masturbasi dikenal sebagai merancap, namun kata ini dalam penggunaan sehari-hari di Indonesia jarang dipergunakan lagi. Akibat masturbasi dalam kultur Indonesia dianggap tabu dibicarakan secara terbuka, kata-kata kiasan sering dipakai untuk menyebutkan tindakan ini, seperti "mengocok", "main sabun", dan sebagainya (Kontroversi masturbasi) .



Manfaat Masturbasi


Alex McKay, koordinator riset pada Sex Information and Education Council, Kanada memberi komentar bahwa banyak orang merasa bersalah gara-gara melakukan masturbasi: "Alasannya, seks itu harus dilakukan demi reproduksi dan masturbasi melenceng dari tujuan itu...memang ada perbedaan pandangan di antara para profesional dari berbagai disiplin mengenai masturbasi."

Dan memang benar, ada psikolog yang mengatakan bahwa masturbasi itu bentuk egoisme. Sementara ahli yang lain mengatakan, masturbasi itu tidak sesuai dengan ajaran agama. Sex terapis Bill dan Carolyn Chernenkoff justru menyarankan stimulasi/rangsangan pribadi atau berpasangan ini.

Mereka bilang "Tidak ada yang lebih baik terutama bagi anak-anak muda untuk melakukan masturbasi saat hormon mereka mulai berkembang.Biasanya hal ini bakal mencegah mereka untuk melakukan aktivitas seksual yang justru dilarang dan mencegah kehamilan tak dikehendaki."

Tentu saja, kata mereka, bagi pasangan yang sudah menikah, kegiatan ini bermanfaat. Terutama bagi mereka yang sedang berjauhan dari pasangan karena masalah tertentu karena pekerjaan misalnya.


Berikut beberapa manfaat masturbasi :

  • - Merangsang kemampuan fantasi
  • - Membuat seseorang menjadi makin nyaman dengan seksualitas mereka.
  • - Bakal luar biasa bila dilakukan bersama pasangan
  • - Membantu kita memahami reaksi-reaksi tubuh sendiri yang berguna bagi kegiatan seksual bersama pasangan
  • - Memelihara aliran darah di pelvic dan memperkuat otot kelamin.
  • - Membantu melepas stres
  • - Kadang-kadang dapat melepaskan ketegangan bagi wanita yang sedang mengalami menstruasi
  • - Yang jelas tidak menyebabkan kehamilan, aman.
  • - Gairah seksual yang menggelegak dan berlangsung lama pada pria biasanya menyebabkan nyeri yang biasa disebut "blue balls". Karena itu masturbasi membantu melepaskannya.
  • Sebaliknya, ada beberapa masalah yang bisa timbul gara-gara masturbasi, antara lain:
  • - Bagi para lelaki, keseringan masturbasi menyebabkan abrasi kulit. Dapat diatasi dengan menggunakan pelicin atau pelumas seperti jeli
  • - Tentu saja menghabiskan waktu. Beberapa anak muda bahkan melakukan masturbasi beberapa kali sehari.


Masturbasi sebenarnya merupakan ekspresi seksual yang alamiah. Banyak orang dengan berbagai latar budaya melakukan masturbasi. Bahkan banyak juga spesies binatang melakukannya. Namun, beberapa orang ragu untuk melakukannya.

Padahal sebenarnya masturbasi merupakan bonus tambahan yang semestinya bisa diberikan oleh pasangan masing-masing. Para ahli di bidang seksologi justru menyarankan teknik saling memberi masturbasi untuk pasangan masing-masing demi menghangatkan ranjang. Sehingga pada akhirnya masturbasi bisa dikatakan sebagai kegiatan yang saling menguntungkan satu sama lain.

Masturbasi sebenarnya dapat menjadi alat yang sangat baik untuk bisa mengenal tubuh kita sendiri, bahkan juga menjadi cara kita untuk bisa berkomunikasi dengan pasangan. Banyak wanita mengalami orgasme pertama kalinya gara-gara masturbasi. Karena itu, masturbasi bisa dikatakan sebagai aktivitas yang supportif atau mendukung demi meningkatkan keharmonisan kehidupan seksual Anda dan pasangan.

Dengan demikian salah bila masturbasi dikatakan aktivitas yang antisosial, kurang dewasa dan egois. Ini sesuatu yang wajar dan semestinya bila dilakukan terutama oleh mereka yang sudah lepas dari usia remaja. Aktivitas ini bahkan dapat melipatgandakan kemampuan seksual kita.

Banyak orang memberi perhatian soal masturbasi ini terutama bila hal ini dirasa berlebihan. Sebenarnya tidak masalah karena masturbasi tidak membuat kita menjadi sakit. Pada dasarnya seperti orang minum, bila kita merasa kekenyangan biasanya kita akan berhenti dan saat lapar lagi kita akan makan lagi. Hal yang terjadi pada masturbasi ya juga seperti itu.

Ada banyak sarana yang bisa digunakan orang untuk membantu mencapai masturbasi seperti internet atau film dewasa. Dan yang jelas, masturbasi menyelamatkan mereka yang jauh dari pasangan untuk berbuat selingkuh. Juga menyelamatkan para remaja untuk melakukan hubungan seksual yang semestinya tidak mereka lakukan lebih dahulu sebelum resmi sebagai suami istri.

Masturbasi adalah jenis ekspresi fisik akan gairah seksual dan merupakan cara untuk mencapai ejakulasi secara proaktif. Mimpi basah merupakan cara alami untuk mencapai ejakulasi. Normal bagi kamu untuk memiliki gairah seks karena hormon bergejolak di usia puber, namun penting untuk selalu menjaga keseimbangan. Selain mimpi basah dan masturbasi, kamu juga bisa lakukan hobi lain seperti olahraga sehingga energi kamu bisa dilampiaskan. Jika ini seimbang, kamu tidak akan kecanduan masturbasi dan masturbasi tidak menjadi satu-satunya cara untuk melampiaskan energi.



Penelitian dari Universitas Nottingham menyatakan bahwa kaum pria yang sering bermasturbasi di usia 20-30 tahun, lebih beresiko terkena kanker prostat.
Para ilmuwan telah melakukan survey terhadap 800 pria, dan ditemukan bahwa 50% dari mereka menderita kanker prostat.
Data yang sama ditemukan pada pria yang sering ‘dibantu’ bermasturbasi oleh wanitanya, tapi tetap lebih banyak pria yang melakukan masturbasi sendiri.
Ironisnya, pria berusia diatas 40 tahun yang sering berhubungan dengan beberapa wanita memiliki kemungkinan lebih kecil terkena kanker prostat.
So, sudah jelas kalau masturbasi merupakan kebiasaan buruk yang sebaiknya segera dihentikan.

(Dari Berbagai Sumber)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
NIKMATIN KEBERSAMAAN & BERBAGI ILMU & INFO TERKINI (SARANA INFORMASI TEMPAT DUNIA INFORMASI & SARANA INOVATIF)